Canduang, Justic – Madrasah Tarbiyah Islamiyah (MTI) Canduang melanjutkan rapat di Auditorium Syekh Sulaiman Ar-Rasuli Canduang, pada hari Sabtu (03/08).

Rapat yang di dalamnya diundang wali santri kelas 3,4,5 dan 6 ini dihadiri oleh Ketua Yayasan Prof. Dr. Sukri Iska, Juru Bicara Yayasan Khairul Anwar M.H, Pimpinan Pondok Buya Drs. Anas Khatib Bandaro, M.M, Kepala Madrasah Tingkat Aliyah Chandra M.Pd, Kepala Madrasah Tingkat Tsanawiyah H.Aldri S.Ag, Tim psikologi dan wali santri MTI-C.

Pada rapat ini Ketua Yayasan Syekh Sulaiman Ar-Rasuli menyampaikan bahwa akan diadakan 2 program dan pelatihan, yaitu Program Ketahanan Diri Santri (PKDS), dan Program Ketahanan Diri Wali Santri (PKDWS).

Dalam rapat tersebut wali santri diberi kesempatan untuk menyampaikan keluh kesah dan untuk melontarkan pertanyaan. Diantaranya adalah bagaimana tindakan sekolah terhadap santri yang tidak terpapar penc4bul4n tersebut namun merasakan ketakutan, trauma serta ketidaknyamanan di lingkungan asrama, kemudian mendapat penjelasan terkait agenda santri yang tidak terkontrol, adanya hubungan komunikatif antara pembina dan wali santri, adanya komplikasi antara yayasan dengan pembina yang akan datang, dll. Keluh kesah itupun diterima baik oleh pihak sekolah dan akan ditindak lanjuti.

Kemudian Tim psikolog menambahkan bahwasanya anak itu harus mempunyai prinsip yang kuat, harus mandiri, bisa menjadi diri sendiri serta berani mengatakan TIDAK.

“Yang bisa kita lakukan adalah melatih anak menjadi diri sendiri” Ujarnya dalam rapat tersebut, Sabtu (3/8).

Pihak sekolah telah menambahkan satpam yang akan menjaga asrama sesuai permintaan wali santri pada rapat hari Ahad (28/07).

✍️ : Adinda Azira & Azizatul Mukhaira

📸 : M. Rizki Hakimi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *